![]() |
PROGRAM STUDI
D-4 BIDAN PENDIDIK
SEKOLAH TINGGI
ILMU KESEHATAN BINA PERMATA MEDIKA
Jl. Kutai Raya
No.I Perumnas III Bencongan Kec. Kelapa Dua – Tangerang
Telp. (021)
55655372 Fax. (021) 55655378
|
I. IDENTITAS MATA KULIAH
Nama Mata Kuliah
|
:
|
Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana
|
Kode Mata Kuliah
|
:
|
Bd. 308
|
Penempatan
|
:
|
Semester IV
|
Beban / jumlah SKS
|
:
|
4 SKS ( 2 T, 2 P)
|
Tim dosen pengampu
|
:
|
1. Siti NurBaiah
|
II. DESKRISPI MATA KULIAH
Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan
penjelasan tentang Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana dengan
memperhatikan aspek budaya yang berfokus pada upaya preventif, promotif,
deteksi dini dan rujukan serta berorientasi pada pemberdayaan masyarakat yang
didasari oleh pengetahuan sikap dan keterampilan sehingga nantinya mahasiswa
menjadi bidan di masyarakat yang kompeten, dan terampil dalam bidangnya.
III. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Setelah perkuliahan selesai, mahasiswa mampu berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan
peradaban berdasarkan pancasila, menghargai keanekaragaman budaya, pandangan,
agama, dan kepercayaan, bekerja sama dan memiliki kepekaan social serta
kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, menunjukan sikap
bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
IV. KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa mampu :
1.
Menguasai dan
menjelaskan : lingkup kesehatan reproduksi dalam kehidupan,
kesehatan
reproduksi pada wanita sepanjang siklus kehidupan,
kesehatan
reproduksi dalam perspektif gender
2.
Mengidentifikasi
perkembangan KB di Indonesia
3.
Mengidentifikasi
program KB di Indonesia
4.
Mempraktekkan program
KIE dalam pelayanan KB
5.
Menguasai dan melakukan
pelayanan berbagai metode alat kontrasepsi
6.
Melakukan berbagai cara
penanggulangan akseptor KB bermasalah
7.
Melakukan
pendokumentasian pelayanan KB
V.
BAHAN KAJIAN
1.
Ruang
lingkup
kesehatan reproduksi dalam kehidupan
2.
Peran dan tugas bidan dalam PHC untuk
wanita
3.
Kesehatan reproduksi pada wanita
sepanjang siklus kehidupan
4.
Pemantauan masalah gangguan pada
kesehatan reproduksi dan upaya penanggulangan
5.
Dimensi social wanita dan
permasalahannya
6.
Kesehatan reproduksi dalam perspektif
gender
7.
Upaya promotif dan preventif menurut
leavel dan clark
8.
Indicator status kesehatan wanita
9.
Konsep kependudukan
10. Perkembangan
KB di indonesia
11. Program
KB di indonesia
12. Program
KIE dalam pelayanan KB
13. Pelayanan
kontrasespi dengan berbagai metode
14. Cara
pembinaan akseptor
15. Cara
penanggulangan akseptor bermasalah
16. Pendokumentasian
pelaksanaan KB
VI. METODE PEMBELAJARAN
1.
Small group discussion : membagikan kelompok sesuai tugas dan
topik dan mendiskusikannya
2.
Case study : mempelajari dan
membahas kasus secara sistematis dan menghasilkan rumusan pemecahan masalah
3.
Role play : skenario praktek
VII. URAIAN BEBAN STUDI
1. Rincian untuk T: 2 SKS:
a.
kegiatan
belajar dengan tatap muka 50 menit/mgg/semester :
b.
kegiatan
belajar dengan penugasan terstruktur 50 menit /mgg/semester :
c.
kegiatan
belajar mandiri 60 menit /mgg/semester:
2. Perhitungan untuk P: 2 SKS:
a.
kegiatan
belajar tatap muka 100 menit / mgg/ semester:
b.
kegiatan
belajar mandiri 60 menit / mgg/ semester
3. Total jam MK 86 = Teori 28 jam,
Praktek 58 jam
VIII. EVALUASI
1.Penugasan 10
%
2.UTS Teori 20 %
3.UAS Teori 40
%
4.Uji praktik OSCE 30 % dll
IX. DAFTAR PUSTAKA
a.
BUKU UTAMA
1.
Biran Afandi,
Kontrasepsi, Keluarga Berencana, Ilmu Kebidanan, Jakarta, Yayasan Bina Pustaka,
Sarwono Prawiroharjo, 1991
2.
Dr. Hanafi Hartanto,
1994. KB Dan Kontrasepsi, Pustaka Sinar Harapan
3.
Mochtar R. Sinopsis
Obstetric Fisiologi, Jakarta, Penerbit Buku Kedokteran EGC, 1992, cetakan II
dst
b.
BUKU ANJURAN
1.
BKKBN, Kependudukan KB
dan KIA, Bandung, Balai Litbang, 1999
2.
NRC – POGI 1996, Buku
Acuan Nasional Pelayanan Keluarga Berencana
3.
dst
NO
|
HARI/ TGL & WAKTU
|
CAPAIAN PEMBELAJARAN
(TIK)
|
MATERI POKOK (POKOK BAHASAN)
|
SUB POKOK BAHASAN
|
METODE PEMBELAJARAN
|
KEGIATAN MAHASISWA
|
KEGIATAN DOSEN
|
MEDIA/SUMBER BELAJAR
|
RUMUSAN ASESMEN
|
METODE ASESMEN
|
PENGAJAR
|
1
|
Jumat
12/02/16
|
Mampu menjelaskan lingkup
kesehatan reproduksi dalam kehidupan
|
Lingkup
kesehatan reproduksi dalam kehidupan
|
1.Kesehatan
ibu dan bayi baru lahir
2.Pencegahan
dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi
3.Pencegahan dan
penanggulangan komplikasi aborsi
4.Kesehatan
reprosduksi remaja
5.Pencegahan dan
penanganan infertile
6.Penyakit
kanker pada usia lanjut
|
SGD
|
Tanya Jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
-
|
-
|
-
|
2
|
Jumat
12/02/16
|
Menjelaskan dan menerapkan peran dan
tugas bidan dalam PHC untuk wanita
|
Peran
dan tugas bidan dalam PHC untuk wanita
|
1.Asuhan
kesehatan reproduksi pada remaja
2.Wanita
dalam mengambil keputusan
|
SGD
Role play
|
Tanya
Jawab
|
Ceramah
Demonstrasi
|
Proyektor
Phantom
|
|||
3
|
Sabtu
20/02/16
|
Menjelaskan kesehatan reproduksi pada
wanita sepanjang siklus kehidupan
|
Kesehatan
reproduksi pada wanita sepanjang siklus kehidupan
|
1.Siklus
kesehatan wanita, konsepsi, bayi, dan anak, remaja, dewasa, usia lanjut
2.Perubahan
yang terjadi pada setiap tahap
3.Faktor-faktor yang mempengaruhinya
|
SGD
|
Tanya
Jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
4
|
Sabtu
20/02/16
|
Menjelaskan pemantauan masalah
gangguan pada kesehatan reproduksi dan upaya penanggulangan
|
Pemantauan masalah gangguan pada
kesehatan reproduksi dan upaya penanggulangan
|
1.Aspek
dalam setiap kehidupan
fisik dan psikologis
2.Indikator pemantauan
3.Masalah
gangguan pada kesehatan reproduksi dan upaya penanggulangan
4.Skrining untuk
keganasan dan penyakit sistemik
|
SGD
|
Tanya
Jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
5
|
Jumat
26/02/16
|
Menjelaskan dimensi sosial wanita dan permasalahannya
|
Dimensi sosial wanita dan permasalahannya
|
1.Status
sosial
wanita
2.Nilai wanita
3.Permasalahan
kesehatan wanita dalam dimensi social dan upaya mengatasinya
|
SGD
|
Tanya
Jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
6
|
Jumat
26/02/16
|
Menjelaskan kesehatan reproduksi dalam
perspektif gender
|
Kesehatan
reproduksi dalam perspektif gender
|
1.Budaya yang
berpengaruh terhadap gender
2.Diskriminasi
gender
|
SGD
|
Tanya
Jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
7
|
Jumat
26/02/16
|
Menjelaskan upaya promotif dan
preventif menurut leavel dan clark
|
Upaya
promotif dan preventif menurut leavel dan clark
|
1.Healthy
promotion
2.Specific
protection
3.Early
diagnosis dan promotif treatment
4.Disibilitation
|
SGD
|
Tanya
Jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
8
|
Jumat
26/02/16
|
Menjelaskan indikator status kesehatan wanita
|
Indikator status kesehatan
|
1.Pendidikan
2.Penghasilan
3.Usia
harapan hidup
4.Angka
kematian ibu
5.Tingkat
kesuburan
|
SGD
|
Tanya Jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
UTS
|
|||||||||||
9
|
Jumat
11/03/16
|
Mampu menguraikan konsep
kependudukan di Indonesia
|
Konsep kependudukan di Indonesia
|
1.
Pengertian penduduk
2.Dinamika
kependudukan
3.Faktor-faktor
demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk
4.Transisi
demografi
5.Masalah
kependudukan di Indonesia
|
SGD
|
Tanya jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
10
|
Jumat
11/03/16
|
Mampu menjelaskan dan
mengidentifikasi perkembangan KB di Indonesia
|
Sejarah KB di Indonesia
|
1. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan KB di Indonesia
2. Organisasi-organisasi KB di Indonesia
|
SGD
|
Tanya jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
11
|
Sabtu
19/03/16
|
Mampu menjelaskan porgram KB di
Indonesia
|
Program KB di Indonesia
|
1.
Penegrtian program KB
2.
Tujuan program KB
3.
Sasaran
4.
Ruang lingkup program
5.
Strategi pendekatan dan cara
operasional program pelayanan
6.
Dampak program KB terhadap
pencegahan kelahiran
|
SGD
|
Tanya jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
12
|
Sabtu
19/03/16
|
Mampu mempraktekkan program KIE
dalam pelayanan KB
|
Tujuan KIE
Konseling
|
1.
Jenis kegiatan KIE
2.
Prinsip langkah KIE
3.
Pengertian
4.
Tujuan
5.
Jenis konseling
6.
Langkah-langkah dalam konseling
|
Case study
|
Praktek
|
Diskusi
|
Proyektor
|
|||
13
|
Jumat
25/03/16
|
Mampu menjelaskan pelayanan
kontrasespsi dengan berbagai metode
|
Metode sederhana
|
1.Tanpa alat
KB alamia
1) metode
kalender
2) metode
suhu basal
3) metode
lender serviks
4) metode
sim to dermal
5)metode coitus
interuptus
2.Dengan alat
1) Mekanis/ barrier
2) Kondom
3) Barrier intra vaginal
4) Kimiawi
5) Spermisida
6) Metode modern
7) Kontrasepsi hormonal
8) Oral kontrasepsi
9) Suntikan/Injeksi
10)Subkutis/Implant
11) Intra uterine device (IUD/AKDR)
12) Sterilisasi
13) Pada wanita (MOW)
14) Penyinaran
15) Operatif
16) Penyumbatan tuba mekanis dan tuba kimiawi
17) Pada pria (MOP)
18) Operatif
19) Penyumbatan vas deferens kimiawi
|
SGD
|
Tanya jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
14
|
Jumat
25/03/16
|
Mampu melakukan dan menjelaskan
cara pembinaan akseptor
|
1.Pembinaan akseptor
KB melalui konseling
2.Praktek
pembinaan akseptor KB
|
1.Kondom
2.Pil
3.Suntik
4.AKDR
5.Norplant
6.Tubektomi
7.Vasektomi
|
Role play
|
Praktek
|
Demonstrasi
|
Phantom
|
|||
15
|
Sabtu
26/03/16
|
Mengidentifikasi berbagai cara
penanggulangan akseptor bermasalah
|
1.Macam-macam
efek samping atau masalah kontrasepsi
2.Penilaian
efek samping yang timbul
3.Penanganan
efek samping sesuai keluhan bagi akseptor KB
|
1.Pengertian
program KB
2.Tujuan
program KB
3.Sasaran KB
4.Ruang
lingkup program KB
5.Strategi
pendekatan dan cara operasional program pelayanan KB
6.Dampak
program KB terhadap pencegahan kelahiran
|
SGD
|
Tanya jawab
|
Ceramah
|
Proyektor
|
|||
16
|
Sabtu
26/03/16
|
Mampu melakukan
pendokumentasian pelaksanaan KB
|
Pencatatan dan pelaporan pelayanan KB
|
1.Penggunaan
kartu catatan pasien
2.Mekanisme
pelaporan
3.Pendokumentasian rujukan KB
|
Case study
Role play
|
Praktek
|
Diskusi
Demonstrasi
|
Proyektor
Phantom
|
|||
UAS
|
|||||||||||
Tangerang,04 Februari 2016
Dosen Pengampu
( Siti NurBaiah, Amd. Keb)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar